Resah itu ada

Kita ada dan menjelma sebenar-benarnya
Entah untuk jadi sesuatu yang pada akhirnya akan kembali dalam debu
Entah, untuk siapa kadang hati bisa berlabuh
Atau resah itu bisa tumbuh

Kadang, mentari saja tak mau dirasa hangat
Atau air saja tak dapat menyejukkan
Cengkaraman tangan-tangan ada dalam jiwa
Entah untuk siapa atau apa ia ada

Namun, aku tahu roda bisa saja salah
Kadang angin pun bisa marah
Pun dengan ruang yang ada
Yang tak ada bandingan dengan semesta

Biarlah resahmu sejenak bangkit
Ia juga perlu tahu kalau ada dunia
Kau bukan sebatang pohon dalam gedung tua
Semua perlu rasa, semua perlu asa

Komentar