Bukan Review Mulan (2020): Hanya Sekedar Uneg-Uneg

putrisyifan.com/Mulan
imdb.com

Mulan, life-action dari film dengan judul sama tahun 1998. Perlu diketahui, film animasinya dulu menuai berbagai macam reaksi. Isu gender-based dulu belum semasif sekarang, tapi banyak komentar positif kepada animasi ini.

Sayangnya, menurutku Mulan ini banyak plot hole. Entah kenapa aku nggak enjoy sama sekali pas nonton. Action-nya bagus, tapi pembawaan emosinya beberapa sisi jadi nggak nyambung. Kayaknya si Sutradara nyelipin komedi, sungguh nggak masuk sama sekali di aku :)

Selain itu, banyak hal yang membuat Mulan kayak kurang spesial. Editing-nya bagiku agak bikin 'duh' padahal film Disney ini sangat punya potensi. Ngomong-ngomong Disney berani ambil risiko untuk menghilangkan beberapa karakter ikonik dalam animasi. Naga dan pangeran, kisah cinta 0% di Mulan versi life-action ini. Tapi nggak masalah sih, yang masalah ya nanggungnya itu.

Ada beberapa scene yang aku ingat jadi seakan dicepetin. Misalnya, setelah pertarungan bak-bik-buk tiba-tiba ada kembang api, lah? Atau scene sebelumnya, setelah berjuang mati-matian, Mulan bisa mengalahkan di karakter vilain yang-bahkan-aku-lupa-namanya dengan sangat mudah. SET DAH.

Terus bagiku banya karakter yang berpotensi diulik dan bisa jadi hal yang seru kalau kolaborasi jadi setengah-setengah. Ambil saja Hong Hui, padahal mereka bisa jadi partner yang cocok buat bertarung karena sama-sama hebat. Tapi, ya.... mau gimana. NGOMONG-NGOMONG SAYA NGGAK BISA BIKIN FILM JUGA YA :) 

Dalam film Mulan kali ini, ya tokoh utamanya memang Mulan tapi jadi sangat terlalu sentral. Selain Mulan, nggak ada karakter yang membekas. Semuanya kayak pemain cameo selain ya si Mulan ini. Sayang banget ih!

Jujur aku menantikan sangat di Mulan versi life-action. Apa karena ekspektasiku yang terlalu tinggi jadi aku mandangnya ini terlalu biasa. Padahal trailernya aku cukup kagum lho :(

INI BUKAN REVIEW YA, nanti reviewnya terpisah! Tunggu saja. Perlu nonton ini dua kali biar nggak salah persepsi. 

Komentar